Kamis, 31 Agustus 2017

Cerita Fiksi dan Kebohongan

Soal: Apakah fiksi termasuk jenis kebohongan? Dan bagaimana tentang fiksi nasihat yang mendidik?

Jawab: Ya, karena berbohong adalah memberi informasi yang tidak sesuai dengan realitas. Hal ini tidak berlaku pada fiksi yang bertujuan menggambarkan sebuah ide dan mendalaminya untuk mereformasi suatu situasi dengan cara menunjukkan beberapa sisi aktif yang menjijikkan atau menasihati secara moral dan spiritual untuk mendekatkan manusia kepada Allah dan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial Islam.[]

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)


Rabu, 30 Agustus 2017

Bolehkah Wanita Menyanjung Laki-laki dengan Ungkapan Puitis?

Soal: Orang-orang terbiasa mendengarkan laki-laki merayu seorang wanita. Apakah wanita sama dengan laki-laki dalam keadaan ini? Apakah termasuk normal apabila seorang wanita menyanjung seorang laki-laki dengan pernyataan yang puitis? Apakah boleh?

Selasa, 29 Agustus 2017

Senin, 28 Agustus 2017

Sayyid Ali Sistani: Haid, Istihadhah, dan Aturan Bersuci



Soal jawab tentang kewanitaan seperti haid dan aturannya dalam bersuci, berdasarkan fatwa Sayyid Ali Sistani, ulama mujtahid sekaligus marja taqlid di Irak. Kami ambil fatwa dari channel http://Telegram.me/Istiftaatsistani (kami perbaiki dari sisi tata bahasa) sebagai berikut:

Soal: Jika darah haid berhenti dihari kelima dan ia memasukkan kapas dan tidak ada bekas atau bersih, tetapi dihari kesembilan keluar tetesan-tetesan berwarna kuning. Bagaimana hukum tetesan-tetesan darah itu dan bagaimana hukumnya hari-hari mulai hari kelima sampai hari kesembilan tersebut?

Jumat, 25 Agustus 2017

Sayyid Muhammad Husein Fadhlullah: Kedudukan Penyair dalam Al-Quran

image

Soal: Dalam al-Quran, Allah berfirman bahwa amat besar kebencian di sisi Allah bahwa orang yang mengatakan apa-apa yang kamu tidak kerjakan. Masih dalam Al-Quran bahwasanya penyair suka mengatakan apa-apa yang mereka sendiri tidak melakukannya. Apakah hal ini menunjukkan bahwa beberapa penyair buruk? Bila demikian, penyair yang bagaimanakah yang buruk?

Kamis, 24 Agustus 2017

Ayatulllah Udzma Sayyid Muhammad Husein Fadhlullah: Ciri-ciri Sastra Islam


image

  Soal: Apakah Islam mendefinisikan ciri-ciri tertentu bagi sastra Islam, baik dalam puisi atau pun prosa?



Jawab: Secara terminologi, Islam tidak menyebutkan ciri-ciri khusus apa pun tentang sastra Islami. Akan tetapi, sastra Islam mesti menunjukkan karakteristik intelektual Islam, nilai-nilai Islam, konsep-konsep Islam, gaya Islam dalam gerak langkah hidupnya yang menginspirasikan sastrawan Islam dan memisahkannya dari dualitas antara seni dan identitas, yakni bukan seorang Muslim dalam beribadahnya dan non-Muslim dalam seni dan sastra.[]

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Rabu, 23 Agustus 2017

Batasan dalam karya Sastra

 Apakah seorang narator boleh menyoroti pemandangan yang seksual? Apakah ada batasan dalam karya sastra menurut agama Islam?

Minggu, 20 Agustus 2017

Api Takfiriah yang Menjilat Diri Sendiri

Istilah takfiriah, akhir-akhir semakin sering terdengar. Prahara di Suriah dan juga kisruh politik di Mesir melibatkan sejumlah aktor. Kelompok takfiriah disebut-sebut sebagai salah satu aktor utama. Bahkan ada sejumlah kalangan yang menengarai adanya infiltrasi ideologi kelompok ini ke dalam gerakan-gerakan Islam di Indonesia.

Kamis, 17 Agustus 2017

Menjual Kulit Hewan Qurban


Apabila qurban secara kelompok kemudian kulitnya diinfakkan oleh seseorang dengan cara menjualnya, bagaimana hukumnya?

Selasa, 15 Agustus 2017

Senin, 14 Agustus 2017

Bermain Olahraga dengan Mengenakan Celana Pendek


Soal: Bagaimana menurut aturan Islam, mengenai celana pendek olahraga yang dipakai oleh pemain basketball, pemain sepakbola atau para pemain olahraga permainan lainnya?

Jawab:
Pada dasarnya, pemain boleh memakai celana pendek olahraga. Juga penonton dibolehkan menonton apabila hal ini tidak menyebabkan pelanggaran.

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)


Minggu, 13 Agustus 2017

Batasan Olahraga yang Haram

Soal: Dalam beberapa pendapat Anda, Anda yakin bahwa olahraga kadang-kadang menghancurkan derajat dan kesopanan disebabkan hilangnya kontrol atas amarah dalam beberapa kontes. Apakah keadaan ini akan mencapai derajat yang ilegal (haram)? 

Jawab:
Peraturan yang legal atas suatu perkara berkaitan dengan nafsu, gerakan, dan perbuatan yang dilakukan oleh pemain atau penggemarnya. Kontes-kontes akan ilegal apabila hasilnya ilegal. Sedangkan apabila tidak menyebabkan sesuatu yang ilegal maka hasilnya legal.

Selain itu, moralitas Islam menuntut kaum mukminin selalu mengendalikan amarah dan sadar akan konsekuensi negatif dan positif perbuatannya. Oleh karena itu, ia tidak dibolehkan bertindak atas kendali nafsu, yang bisa menyebabkannya kehilangan kemampuan untuk melihat segala sesuatu secara jelas.

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)


Sabtu, 12 Agustus 2017

Bersimpati pada Tim Lawan



Soal: Apakah boleh bersimpati pada tim lawan?

Jawab:
Emosi Muslimin mesti berjalan sejalan dengan komitmen keimanan. Karena itu, mereka jangan bersimpati pada lawan yang mungkin akan mendapatkan untung akibat dukungan ini dalam segala hal.

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Kamis, 10 Agustus 2017

Permainan Tenis



Soal: Tenis merupakan olahraga permainan yang bergantung pada poin memperdulikan tanpa memperdulikan waktu yang terpakai sehingga permainannya mungkin saja berlangsung berjam-jam. Apakah permainan ini dan juga menontonnya dibolehkan?

Jawab:
Permainan dan juga menontonnya dibolehkan jika permainan ini tidak menghalangi pemain dan penontonnya dari melaksanakan kewajiban dan apabila tidak menyebabkan pelanggaran lainnya.


(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Rabu, 09 Agustus 2017

Meminta Uang sebagai Ganti dari Medali atau Piala


Soal: Apakah tim yang menang boleh meminta uang sebagai pengganti dari medali atau piala emas?

Jawab:
Boleh karena hadiah tersebut adalah miliknya. Akan tetapi, orang-orang yang bertanggungjawab dalam permainan tersebut tidak mesti merespon permintaan tim tersebut.


(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Selasa, 08 Agustus 2017

Berpartisipasi dalam Kejuaraan demi Keuntungan

Soal: Apakah atlet Muslim dibolehkan berpartisipasi dalam beberapa kontes yang sportif yang diperuntukkan demi keuntungan dan mereka juga dapat memperoleh hadiah? 

Jawab:
Dibolehkan sebab panitia penyelenggara tersebut dapat memperoleh untung dari tiket yang dibeli penonton, atau membuat mereka terkenal berkat publisitas. Selain itu, hadiah yang dibeli oleh uang di atas dapat diambil sebagai upah permainan atau komisi.


(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Senin, 07 Agustus 2017

Berolahraga dengan Tetap Mengenakan Hijab


image
Soal: Apakah batasan olahraga bagi perempuan? Apakah wanita dibolehkan main tenis lapangan, misalnya apabila dia tetap memakai pakaian yang legal (syar’i)?

Jawab:
Umumnya perempuan dibolehkan ikut aktivitas olahraga asalkan mereka tetap menjaga hijab (jilbab) karena wanita pun perlu berolahraga sebagaimana laki-laki. Karena itu, secara prinsip tidak ada halangan syar’i.

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Minggu, 06 Agustus 2017

Hukum Olahraga Keras dan Binaraga

Hukum Olahraga Keras dan Binaraga

image
Soal: Dalam beberapa olahraga yang keras, para atlet sebelumnya tahu bahwa permainan tersebut akan menyebabkan sakit badan yang serius. Apakah atlet yang dengan sengaja melakukan permainan-permainan ini berdosa? 

Sabtu, 05 Agustus 2017

Bergabung dengan Tim yang Suka Minum Alkohol


image

Soal: Dapatkah seorang Muslim bergabung dengan tim yang para anggotanya melakukan pelanggaran, misalnya minum alkohol atau pelanggaran lainnya?

Jawab:
Dibolehkan saja, apabila dia tidak terpengaruh atau terdorong melakukan pelanggaran, berdasarkan keharusan nahi munkar.

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Jumat, 04 Agustus 2017

Islamisme Bukan Islam [by Dr Muhammad Babul Ulum]

Mewakili HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) Yusril telah mengajukan gugatan terhadap Perpu Ormas ke MK. Meski di acara ILC Yusril mengakui memiliki pandangan yang berbeda dengan HTI tentang Pancasila, tapi ia bersedia menjadi kuasa hukum HTI. Mengapa? Karena tidak ada makan siang gratis. Sebagai ketua partai tentu ia membutuhkan suara untuk pemilu 2019. Dan HTI tampaknya menjadi lumbung incarannya. Kita tunggu saja hasilnya. Selamat bersidang, Prof.

Kamis, 03 Agustus 2017

Catatan M Anis: Politik Kuasa Media

Pagi tadi saat membersihkan koleksi buku-buku saya di rak, tiba-tiba mata saya tertuju pada sebuah buku tipis berwarna merah, yang begitu kontras terjepit di antara kolega-koleganya yang berukuran cukup tebal. Buku itu berjudul Politik Kuasa Media (2009), karya ilmuwan kenamaan Noam Chomsky. Seketika saya ambil buku itu untuk dibaca lagi.

Rabu, 02 Agustus 2017

Memalsukan Umur supaya Mendapatkan Izin Bertanding


Soal: Apakah memalsukan umur pemain tim sebagai usaha mendapatkan izin dibolehkan? Dan bagaimana pendapat Anda kalau tim tersebut menang?
Jawab: Tidak boleh karena dianggap sebagai pelanggaran kontrak berdasarkan yang terlahir dan tersirat yang menetapkan usia tertentu bagi pemain yang dimaksudkan.


(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Selasa, 01 Agustus 2017

Pemain Muslim Bergabung dengan Tim non-Muslim

Soal: Apakah pemain Muslim boleh bergabung dengan tim asing seperti dalam beberapa negara (yang menampung) pengungsi mengingat sebab berurusan dengan pelatih dan anggota tim negara-negara tersebut dapat mempengaruhinya?