Deklarasi UMI Makassar: Persatuan Umat Islam Dunia

Bahwa Rasulullah Muhammad saw diutus oleh Allah swt sebagai nabi dan rasul untuk seluruh umat manusia, menyampaikan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. 
Setelah melakukan seminar internasional dengan tema “ISLAMIC WORLD UNITY (Persatuan Umat Islam Dunia)”, dengan ini seminar merekomendasikan beberapa hal sebagai berikut: 
1.      Bahwa hendaknya umat Islam di berbagai belahan bumi dengan penuh kesadaran terus membangun dan menjaga persaudaraan sebagai sesama umat Islam dengan menampilkan Islam yang damai dan penuh kasih sayang. 
2.      Bahwa umat Islam yang menurut realitasnya terdiri atas penganut beberapa  mazhab hendaknya tidak menjadikan perbedaan mazhab sebagai kendala atau hambatan untuk menjalin ukhuwah Islamiah dan kerjasama dalam berbagai kegiatan keduniaan dan keagamaan. 
3.      Bahwa merujuk pada Deklarasi Amman atau The Amman Message (9-11-2004) yang dideklarasikan bersama oleh 200 ulama dari lebih 50 negara, yang dikukuhkan kembali oleh pernyataan bersama lebih dari 500 ulama dan cendekiawan Islam dari seluruh dunia pada tahun 2006, yang menyatakan bahwa Siapapun pengikut salah satu dari empat mazhab hukum Islam Suni (Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali), dua mazhab hukum Islam Syiah (Ja’fari dan Zaidi), mazhab hukum Islam Ibadhi serta mazhab hukum Islam Zahiri adalah seorang Muslim. Maka hendaknya umat Islam dengan mazhab-mazhab yang disebutkan di atas semakin memperkokoh ukhuwah Islamiah untuk menunjukkan Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. 
4.      Bahwa umat Islam Indonesia  dari berbagai mazhab hendaknya dapat menjadi role model bagi umat Islam dunia, yang dapat saling menerima untuk hidup berdampingan dalam ikatan persaudaraan yang kuat. 
5.      Ormas dan lembaga-lembaga keislaman serta para da’i, muballig dan cendekiawan muslim agar mengambil peran aktif untuk selalu mengupayakan kokohnya persaudaraan Islam, dan menghindari dakwah yang berakibat lemahnya ukhuwah Islamiyah. 
6.      Pemerintah diharapkan ikut menciptakan iklim yang kondusif bagi terwujudnya persaudaraan diantara penganut berbagai mazhab dalam Islam dan persaudaraan di antara sesama pemeluk agama. 
7.      Agar perbedaan (ikhtilaf) di kalangan umat Islam disikapi dengan mendahulukan etika dan akhlaqul karimah demi kemaslahatan umat. 

Makassar, 5 November 2012
Universitas Muslim Indonesia (UMI) 

Penanda tangan:
1.      Prof.Dr.H.Nasaruddin Umar, MA (Wakil Menteri Agama Republik Indonesia)
2.      Ayatullah Syekh Muhammad Ali Taskhiri (Pendiri Majma Taqrib baynal Mazhahib, Iran)
3.      Syekh Maulawi Ishaq Madani (Penasehat Presiden Iran untuk pengikut Ahlussunnah)
4.      Dr.Mazaheri (Deputi of open University of The Islamic Republic of Iran)
5.      Prof. Dr. KH. Umar Shihab, MA (Ketua MUI Pusat)
6.      Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, MA (Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah)
7.      Prof. Dr. KH. Hasyim Muzadi, MA (Presiden  Ikatan Cendekiawan Muslim Dunia)
8.      Prof. Dr. H. M. Ghalib, MA (Wakil Koordinator Kopertais Wil. VIII) 
9.      H. Muh. Mokhtar Noer Jaya (Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI)
10.     Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA (Rektor UMI)